Hulubalang Raja

16

Judul: Hulubalang Raja

Pengarang: N. ST. Iskandar

Penerbit: Balai Pustaka

Cetakan:  ke-24

Ringkasan:

Raja kota Hulu, merasa putrinya Ambun Suri sudah saatnya untuk menikah. Untuk itu dia mengundang para bangsawan di daerah sekitar kota Hulu untuk mengadakan semacam seleksi yang di sini disebut sebagai ‘Gelanggang’ untuk memperebutkan putrinya itu. Namun ternyata hanya Sutan Muhammad Syah, seorang raja serakah di kota Hilir yang berhasil melampaui perlombaan yang digelarkan, sehingga hanya dialah yang berhak melamar Putri Ambun Suri. Lamaran Raja Sutan Muhammad Syah yang sebenarnya sudah mempunyai istri dan merupakan seorang raja yang serakah itu dengan terpaksa harus diterima oleh Raja Kota Hulu.

Rupanya Putri Kemala Sari, istri Sutan Muhammad Syah merasa iri dengan Ambun Suri istri barunya itu, sehingga dia berniat mencelakakan Ambun Suri. Akhirnya kesempatan muncul juga itu. Putri Ambun Suri ditenggelamkan ke sungai ke dalam sungai ketika putri itu mandi sehingga Putri Ambun Suri lenyap dibawa arus sungai dan hilang.

Hilangnya Putri Ambun Suri itu ternyata membuat Ali Akbar, kakak Putri Ambun Suri marah setelah dia tahu bahwa yang mencelakakan adik yang sangat dia cintai itu adalah Putri Kemala Sari, istri tua Sutan Muhammad Syah itu. Akibatnya terjadilah perang antara kedua belah pihak, yaitu antara laskar pendukung Ali akbar dengan laskar pendukung Sutan Muhammad Syah. Cukup lama dan sengit pertempuran yang terjadi, namun karena Sutan Muhammad Syah mendapat bantuan dari kompeni (Belanda) maka pasukan Sutan Ali Akbar semakin lama semakin terdesak. Karena tak mampu melawan secara terbuka, kemudian Sutan Ali Akbar lari ke hutan dan melakukan perlawanan secara gerilya. Sedangkan daerah Sutan Ali Akbar yang bergelar Raja Adil itu habis dibumihanguskan oleh laskar kompeni dan Sutan Muhammad Syah.

Kehadiran kompeni di daerah itu memang selalu mendapat reaksi negatif dari kebanyakan penduduk, karena kedatangan mereka disana dilihat dari tingkah lakunya tidak hanya sekedar berdagang akan tetapi ada maksud hendak menguasai perdagangan secara monopoli maupun menguasai tanahnya sekalian. Dalam menumpas orang-orang atau rakyat yang tidak setuju dengan kehadiran kompeni-kompeni itu, maka kompeni selalu mencari dan minta bantuan pada raja-raja atau siapa saja dari rakyat yang bersedia bekerjasama dengan mereka. Usahanya menumpas para pemberontak itu dibantu Sutan Malakewi. Awalnya Sutan Malakewi adalah seorang pemuda yang gemar menyabung ayam. Suatu hari dia kalah dan ‘bangkrut’ karena kalah menyabung berkali-kali, ia pulang meminta uang pada ayah dan ibunya tetapi ditolak dan ia-pun diusir. Demi menyambung hidup ia bekerja sama dengan Belanda dan angkat senjata terhadap kaumnya sendiri. Sutan Malakewi ini ditugaskan oleh kompeni untuk menumpas kaum pemberontak yang berada didaerah Pauh. Berkat bantuan Sutan Malakewi, banyak kaum pemberontak yang hancur. Namun ada satu laskar pemberontak yang paling sulit dia tumpaskan, yaitu laskar yang dipimpin oleh Raja Adil atau Sutan Ali Akbar. Malah dalam suatu pertempuran, pimpinan pasukan kompeni yang bernama Groenewegen hampi tewas dibunuh oleh Laskar Raja Adil, akan tetapi Groenewegen selamat ditolong oleh Sutan Malakewi. Namun sejak kecelakaan itu, Groenewegen terus mengalami sakit-sakitan hingga sampai meninggal dunia.

Gruys yang menggantikan Groenewegen ternyata tak becus dalam melawan perlawanan orang-orang Pauh. Karena tak becus, dia kemudian di gantikan oleh Abraham Verspreet. Verspreet yang dibantu oleh laskar-laskar yang dibawa dari Ambon dan Bugis itu dan bersama Sutan Malakewi menggempur para pemberontak habis-habisan.

Namun perlawanan rakyat terus saja gigih. Malah Sutan Malakewi kalau tidak diselamatkan oleh laskar yang berasal dari Bugis, dia hampir tewas. Dia hanya terluka saja. Adik Sutan Malakewi juga tertawan dan diculik oleh orang-orang Raja Adil. Setelah Sutan Malakewi sembuh dari lukanya, Sutan Malakewi mencari adiknya dengan cara menyamar sebagai rakyat biasa kedalam tubuh laskar Raja Adil. Namun penyamarannya itu tak lama kemudian terbongkar. Sutan Malakewi tidak dicelakai oleh Raja Adil karena ternyata perempuan yang dia culik itu, yang sekarang dia telah jadikan istri itu, ternyata adik kandung Sutan Malakewi. Melihat kenyataan itu, rupanya Sutan Malakewi juga tidak bisa berbuat apa-apa, karena musuh besarnya itu sekarang telah menjadi adik iparnya sendiri. Kemudian keduanya, karena sudah menjadi saudara saling melupakan permusuhan masa lalunya. Sutan Malakewi kemudian membawa Raja Adil dan Adnan Dewi adiknya itu ke kedua orang tuanya. Dan ternyata orang tua Sutan Malakewi menerima kedatangan mereka dengan sukacita. Tidak lama kemudian pesta penyambutan Raja Adil dan istrinya itu dilanjutkan pesta besar berikutnya, yaitu pesta perkawinan antara Sarayawa dengan Sutan Malakewi yang bergelar Hulubalang Raja itu.

Opini Tentang isi:

Buat saya secara pribadi sebenarnya ceritanya agak rumit, khususnya bagian ketika Sutan Malakewi mulai diperkenalkan. Saya agak bingung, koq selagi menceritakan tentang kematian Noortwijck tiba-tiba berganti menjadi Sutan Malakewi yang menurut saya pada bagian itu Sutan Malakewi tidak punya hubungan apa-apa dengan karakter-karakter yang telah diperkenalkan sebelumnya, meskipun dibagian akhir mulai nampak hubungan Sutan Malakewi dengan Raja Adil. Secara keseluruhan alur ceritanya untuk saya agak berat, tidak seperti novel sekarang contohnya Lupus, tetapi lumayan menarik karena alur cerita yang sulit ditebak. Contohnya, Sutan Malakewi yang awalnya dianggap sebagai penjahat oleh Raja Adil yang pertama saya anggap sebagai tokoh utama, ternyata adalah protagonisnya.

Nilai Moril:

Karena kejahatan 1 orang ( dimana Putri Kemala Sari membunuh Putri Ambun Suri ) banyak orang yang kehilangan nyawa ( karena menurut saya peperangan Raja Adil melawan Sutan Muhammad Syah dimulai dari perbuatan Putri Kemala Sari, yang kita ketahui juga sampai akhirnya ikut-ikutan menyeret Belanda dalam pertempuran itu ). KESIMPULANNYA : Janganlah sekali-kali berbuat jahat untuk kepuasan diri sendiri karena akan melibatkan banyak orang menjadi korban meski kejahatan itu kita anggap kecil.

One response to this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

RODA HUKUM

Tiada KEBENARAN selain KEBENARAN itu sendiri.

Erlan Agusrijaya

Strive to do the best as a muslim teacher

itateanese

ketika: ide lahir, inspirasi hadir

hidup untuk hidup dalam hidup

adalah aku yang hidup dalam ku

GIRL IN THE POT

Walk . Write . Whatever

Purwatiwidiastuti's Blog

Mari nikmati indahnya berbagi

SanG BaYAnG

Ungkapan Jiwa Dalam Kata Yang Berbeda

Catatan Anak Hulondalo

Ikatlah Ilmu dengan Menulisnya...!!!

Hasna Azura

Dreaming is not enough, you must do!

bintangrina

Forum olah-rasa batin dan rasa (For bara)

Ishtar

Nothingness

riwewijaya

Just another WordPress.com site

AngananTyas Blog

karena aku bukan anak raja, bukan pangeran berkuda, bukan pula dewa, maka akan kubingkai kata kata, hingga ku dikenang dunia

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: