Panji Semirang

3

1)        Judul Buku : Panji Semirang

2)        Pengarang : Saleh Sastrawinata

3)        Penerjemah : –

4)        Cetakan ke, tahun : X, 2000

5)        Penerbit : Balai Pustaka

6)        Tebal :  115 halaman

7)        Harga : –

8)        Keterangan : Fiksi

TOKOH

1)    Galuh Candra Kirana           : Putri Sri Baginda Raja Daha dari Permaisuri

2)    Galuh Ajeng                        : Putri Sri Baginda Raja Daha dari Selir

3)    Puspa Ningrat                      : Permaisuri Sri Baginda Raja Daha

4)    Paduka Liku                        : Selir Sri Baginda Raja Daha

5)    Raden Inu Kertapati            : Putra Mahkota dari Raja Kuripan

6)    Ken Bayan & Ken Sangit    : Emban / dayang-dayang Dewi Candra Kirana

7)    Biku Gandasari                    : Bibi Candra Kirana, adik Raja Kuripan

SINOPSIS

Cerita Panji Semirang mengisahkan percintaan antara Dewi Candra Kirana dan Raden Inu Kertapati. Mereka yang sebelumnya pernah ditunangkan dan belum pernah bertemu sama sekali, terpisah lantaran kekacauan di Kerajaan Daha. Dewi Candra Kirana melarikan diri dari istana, dan dalam perjalanannya, akhirnya memutuskan untuk membangun kerajaan sendiri.

Dewi Candra Kirana melarikan diri dari istana setelah ibunya meninggal dan tidak kuat menahan penderitaan yang ditimbulkan oleh Selir Sri Baginda Raja dan Galuh Ajeng. Mereka berdualah yang menyebabkan ibunya tiada dengan memberikan tape (makanan yang terbuat dari singkong yang difermentasi) beracun pada ibunya.

Suatu ketika, iring-iringan dari Kerajaan Kuripan akan mengunjungi Kerajaan Daha dan melewati Kerajaan Panji Semirang (setelah Candra Kirana membangun kerajaan sendiri, ia menyamar sebagai seorang laki-laki dan berganti nama menjadi Sri Baginda Panji Semirang Asmarantaka). Mereka membawa persembahan untuk pernikahan Candra Kirana dan Raden Inu Kertapati, namun persembahan mereka ditahan di Kerajaan Panji Semirang. Raden Inu Kertapati menjadi marah, sehingga ia memutuskan untuk menyerang Kerajaan Panji Semirang. Di situlah akhirnya mereka berdua bertemu, dan entah mengapa mereka saling tertarik walaupun mereka tidak mengetahui jati diri masing-masing.

Perjalanan sangat berliku, Panji Semirang yang patah hati karena mendengar Inu Kertapati telah menikah dengan Galuh Ajeng, akhirnya meninggalkan istana dan memutuskan untuk menjadi Warga Gambuh Asmara dan mengelana ke negeri Gagelang atas nasehat bibinya, Biku Gandasari. Di sanalah (Gagelang) akhirnya Warga Gambuh Asmara dan Panji Jayeng Kusuma (adalah nama lain dari Inu Kertapati yang akhirnya juga berkelana untuk mencari Dewi Candra Kirana) bertemu. Di negeri Gagelang mereka akhirnya membuka jati diri masing-masing sehingga berakhirlah pencarian mereka selama ini. Mereka dipertemukan kembali dan hidup bahagia.

OPINI

1)      Gaya bercerita khas zaman dulu.

2)      Bahasanya berbunga-bunga, bahasa melayu masih digunakan.

AMANAT

1)      Kita harus setia pada pasangan kita.

2)      Walaupun rintangan menghadang, kita harus teguh memegang cita-cita.

3)      Cinta tidak bisa dipaksakan.

4)      Loyalitas atau kesetiaan pada atasan.

One response to this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

RODA HUKUM

Tiada KEBENARAN selain KEBENARAN itu sendiri.

Erlan Agusrijaya

Strive to do the best as a muslim teacher

itateanese

ketika: ide lahir, inspirasi hadir

hidup untuk hidup dalam hidup

adalah aku yang hidup dalam ku

GIRL IN THE POT

Walk . Write . Whatever

Purwatiwidiastuti's Blog

Mari nikmati indahnya berbagi

SanG BaYAnG

Ungkapan Jiwa Dalam Kata Yang Berbeda

Catatan Anak Hulondalo

Ikatlah Ilmu dengan Menulisnya...!!!

Hasna Azura

Dreaming is not enough, you must do!

bintangrina

Forum olah-rasa batin dan rasa (For bara)

Ishtar

Nothingness

riwewijaya

Just another WordPress.com site

AngananTyas Blog

karena aku bukan anak raja, bukan pangeran berkuda, bukan pula dewa, maka akan kubingkai kata kata, hingga ku dikenang dunia

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: