The Pregnant Princess

8

1)        Judul Buku : The Pregnant Princess (Buah Hati Sang Putri)

2)        Pengarang : Anne Marie Winston

3)        Penerjemah : M. Lucia Chandra

4)        Cetakan ke, tahun : 1, 2002

5)        Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

6)        Tebal : 256 halaman

7)        Harga : –

8)        Keterangan : Fiksi

 

 

TOKOH

1)      Elizabeth: Putri Wyndham (dari Kerajaan Wynborough). Punya sikap tegar, keras kepala dan mencintai Rafe.

2)      Rafe/Raphael Thorton: Putra Mahkota Kerajaan Thortonburg. Jatuh cinta pada Elizabeth pada pandangan pertama. Trauma dengan pendidikan dari kerajaan, lebih memilih hidup di asrama daripada di rumah/kerajaan.

3)      Raja Philip: Ayah Elizabeth. Bijaksana dan penyaang.

4)      Ratu Gabriella: Ibu Elizabeth. Lembut dan penuh cinta.

5)      Katherine, Serena, Alexandra: Saudari-saudari Elizabeth.

6)      Roland: Adik kandung Rafe.

7)      Raja Victor: Ayah Rafe. Tegas, diktator.

8)      Ratu Sara: Ibu Rafe. Lembut, penyayang dan patuh pada suami.

 

SINOPSIS

Elizabeth Wyndham, salah satu putri Raja Wynborough, sama sekali tak menyangka satu malam penuh gairah yang dilewatkannya bersama Rafe Thorton akan membuahkan hasil. Dalam keadaan hamil lima bulan, ia pergi ke Arizona dengan dua misi: menemukan kakak sulungnya yang hilang saat masih bayi (James) dan menemukan ayah bayinya.

Misi yang kedua ternyata lebih mudah. Rafe Thorton muncul tanpa diundang, dan dalam keadaan marah. Ternyata Rafe adalah putra mahkota Thortonburgh. Masalahnya adalah ia sama sekali tidak ingin mewarisi kerajaan itu. Ia sama sekali tidak ingin punya hubungan apa-apa dengan kerajaan itu.

Tapi ternyata yang paling buruk adalah Rafe menuduh Elizabeth menjebaknya dengan kehamilan itu supaya mau pulang ke Thortonburgh dan menjadi pewaris takhtanya.

 

OPINI

1)      Novel ini merupakan roman, jadi kisah percintaan yang diutamakan dalam ceritanya.

2)      Alur ceritanya cukup unik, karena mempunyai alur yang turun naik sehingga cukup mengaduk-aduk emosi kita.

AMANAT

1)      Setiap orang ingin dicintai, maka kita harus belajar mencintai orang lain dengan bisa menerima kekurangan dan kelebihannya.

2)      Terpaku pada dendam masa lalu selalu merupakan kesalahan setiap manusia, sehingga mereka seperti menyimpan rasa trauma setiap mengingatnya. Maka, tataplah masa depan dengan optimis, agar tidak selalu memandang negatif pada masa lalu.

 

One response to this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

RODA HUKUM

Tiada KEBENARAN selain KEBENARAN itu sendiri.

Erlan Agusrijaya

Strive to do the best as a muslim teacher

itateanese

ketika: ide lahir, inspirasi hadir

hidup untuk hidup dalam hidup

adalah aku yang hidup dalam ku

GIRL IN THE POT

Walk . Write . Whatever

Purwatiwidiastuti's Blog

Mari nikmati indahnya berbagi

SanG BaYAnG

Ungkapan Jiwa Dalam Kata Yang Berbeda

Catatan Anak Hulondalo

Ikatlah Ilmu dengan Menulisnya...!!!

Hasna Azura

Dreaming is not enough, you must do!

bintangrina

Forum olah-rasa batin dan rasa (For bara)

Ishtar

Nothingness

riwewijaya

Just another WordPress.com site

AngananTyas Blog

karena aku bukan anak raja, bukan pangeran berkuda, bukan pula dewa, maka akan kubingkai kata kata, hingga ku dikenang dunia

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: